Sakura Regency J5-8A

Jati Asih, Bekasi 17423

Have Any Question

(021) 824 073 09

Send Your Mail

info@garudamart.com

Make Sure Your Workplace
is a Safe Place..

Mengenal dan Menangani Luka Lepuh

Luka lepuh adalah gelembung berisi cairan bening (kadang bercampur darah) yang terbentuk di antara lapisan kulit sebagai respons perlindungan tubuh terhadap gesekan, panas, bahan kimia, atau dingin yang merusak jaringan kulit. Cairan di dalam lepuh berfungsi meredam tekanan dan melindungi jaringan di bawahnya agar dapat pulih.

Penyebab Umum di Tempat Kerja
Penyebab Contoh Situasi di Tempat Kerja
Gesekan (Friction) Alas kaki/sarung tangan tidak pas, gerakan berulang, memegang alat tanpa APD tangan
Panas/Luka Bakar Kontak dengan permukaan panas, cairan panas, uap, api, percikan las
Bahan Kimia Kontak kulit dengan bahan korosif atau iritan tanpa pelindung yang sesuai
Dingin (Frostbite) Paparan suhu sangat rendah dalam waktu lama tanpa pelindung
Alergi/Iritasi Kulit Reaksi terhadap bahan tertentu, sengatan serangga, atau infeksi kulit

 

Tanda dan Gejala

  • Muncul gelembung kulit berisi cairan bening, terasa nyeri atau perih saat tersentuh
  • Kulit di sekitar area tampak kemerahan dan sedikit bengkak
  • Pada kasus akibat panas/luka bakar, dapat disertai rasa panas menyengat
  • Jika terjadi infeksi: cairan berubah keruh/kekuningan, area sekitar makin merah, bengkak, terasa hangat, nyeri bertambah, atau muncul demam

 

Penanganan Pertama Luka Lepuh

Jika Lepuh Masih Utuh (Belum Pecah)

  1. Bersihkan area sekitar dengan air bersih dan sabun lembut, lalu keringkan dengan lembut.
  2. Jangan memecahkan atau menusuk lepuh — kulit yang utuh adalah pelindung alami terbaik dari infeksi.
  3. Tutup dengan perban/plester khusus blister atau kasa steril yang longgar agar tidak tertekan atau tergesek lebih lanjut.
  4. Hindari sumber gesekan/panas/bahan kimia yang sama pada area tersebut.

Jika Lepuh Sudah Pecah

  1. Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh area luka.
  2. Bersihkan luka dengan air bersih mengalir dan sabun lembut, jangan gunakan alkohol atau iodine langsung ke luka terbuka karena dapat memperlambat penyembuhan.
  3. Biarkan sisa kulit yang sudah terkelupas tetap menutupi luka jika memungkinkan, karena berfungsi sebagai pelindung alami.
  4. Oleskan salep antibiotik ringan sesuai anjuran, lalu tutup dengan perban steril yang tidak lengket.
  5. Ganti perban setiap hari atau saat basah/kotor, dan pantau tanda-tanda infeksi.

 

Langkah Pencegahan

  1. Gunakan APD yang sesuai ukuran dan jenis pekerjaan (sarung tangan, sepatu safety, apron tahan panas/kimia)
  2. Pastikan sepatu dan sarung tangan kerja pas, tidak terlalu ketat atau longgar
  3. Gunakan kaus kaki yang menyerap keringat untuk mengurangi gesekan pada kaki
  4. Lakukan peregangan/istirahat singkat pada pekerjaan dengan gerakan repetitif tinggi
  5. Terapkan prosedur kerja aman (SOP) saat menangani benda panas, bahan kimia, atau alat bertekanan

Leave Us A Message

For more info or inquiry about our products, project and pricing please feel free to get in touch with us

Head Office

Sakura Regency Blok J5-8A, Jatiasih, Bekasi 17423 - Indonesia

Branch Office

Komplek Borneo Paradiso, Ruko Maple Blok C-7 Balikpapan, East Kalimantan 76116 - Indonesia

Site Support

Jl. Kiemas No.99, Lingkungan Mandala Tanjung Enim RT 07/02, South Sumatera

Absen Toolbox

Meeting

Setiap karyawan WAJIB mengisi form dibawah ini untuk melakukan Absensi setiap habis pembacaan Materi Safety Topic.